SALATIGA, salatiga24.com – Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan, menyoroti kesenjangan antara target dan realisasi anggaran hingga triwulan III 2026. Seluruh perangkat daerah diminta segera mempercepat pelaksanaan program dan penyerapan anggaran agar target pembangunan dapat tercapai pada triwulan IV.
Hal tersebut disampaikan Robby saat mengikuti Rapat Pengendalian Operasional Kegiatan (POK) Tingkat Kota Salatiga yang dipimpin Sekretaris Daerah Kota Salatiga, Rabu (28/10/2026).
Rapat tersebut dihadiri Asisten Administrasi Pembangunan Sekda, seluruh kepala perangkat daerah dan kepala kewilayahan se-Kota Salatiga, serta Kepala Bagian Pembangunan dan Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah Kota Salatiga.
Dalam arahannya, Robby menilai selisih antara target dan realisasi anggaran semakin besar. Kondisi ini perlu segera ditangani agar pelaksanaan program tidak menumpuk pada akhir tahun.
“Kalau saya memperhatikan capaian triwulan III dalam bentuk kurva atau grafik ini, tampak jelas ada deviasi antara target dan realisasi atau pencapaian yang semakin besar. Ini harus ada percepatan tentunya, untuk mencapai di trimester IV itu bisa tercapai targetnya,” kata Robby kepada salatiga24.com
Ia mengingatkan, penumpukan kegiatan dan realisasi anggaran pada triwulan IV berpotensi membuat perangkat daerah kewalahan dalam menyelesaikan program yang telah direncanakan.
Menurutnya, percepatan seharusnya dilakukan sejak awal sehingga pelaksanaan kegiatan dan penyerapan anggaran dapat berjalan lebih terukur sepanjang tahun.
Meski demikian, Robby menegaskan bahwa percepatan realisasi anggaran tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Seluruh perangkat daerah tetap harus mematuhi aturan dan ketentuan yang berlaku.
“Hanya saja untuk melakukan percepatan, jangan membabi buta, kita tetap harus memegang aturan dan ketentuan yang ada, sehingga tidak ada pelanggaran ketentuan,” ujarnya.
Ia juga meminta perangkat daerah tidak ragu berkonsultasi maupun berkolaborasi dengan Inspektorat dan Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) apabila menemui kendala atau keraguan dalam pelaksanaan kegiatan.
Melalui evaluasi rutin tersebut, Pemkot Salatiga mendorong seluruh perangkat daerah mengoptimalkan pelaksanaan program dan penyerapan anggaran secara tepat waktu, terukur, serta akuntabel.
Langkah ini diharapkan dapat memastikan target pembangunan Kota Salatiga pada 2026 tercapai sesuai perencanaan, tanpa mengabaikan kepatuhan terhadap regulasi.

