Kemarau Panjang, UIN Salatiga Salurkan 55 Tangki Air Bersih

SALATIGA, salatiga24.com – Kepedulian terhadap warga terdampak kekeringan ditunjukkan sivitas akademika UIN Salatiga dengan menyalurkan bantuan 55 tangki air bersih. Bantuan yang bersumber dari donasi sivitas akademika tersebut didistribusikan ke tiga wilayah di Jawa Tengah.

Koordinator bantuan air bersih UIN Salatiga, Yusuf Ismail, mengatakan bantuan menyasar Kecamatan Wonosamudro dan Wonosegoro di Kabupaten Boyolali serta sejumlah wilayah di Kota Salatiga.

Dari total bantuan tersebut, sebanyak 30 tangki disalurkan ke Kecamatan Wonosamudro, 19 tangki ke Kecamatan Wonosegoro, dan enam tangki lainnya untuk masyarakat yang membutuhkan di Kota Salatiga.

Baca Juga  Pria Tewas Usai Dugaan Pencurian di Salatiga

“Bantuan air bersih ini merupakan wujud kepedulian dan solidaritas sivitas akademika UIN Salatiga untuk membantu masyarakat yang terdampak kekeringan,” kata Yusuf kepada salatiga24.com.

Dalam proses distribusi, UIN Salatiga berkolaborasi dengan pemerintah kecamatan, pemerintah desa, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN), Mapala Mitapasa UIN Salatiga, Biro UAPK, serta Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Salatiga.

Khusus penyaluran enam tangki di Kota Salatiga, distribusi turut melibatkan Satgas Bencana Mapala Mitapasa UIN Salatiga.

Baca Juga  Operasi Patuh Candi 2026 Dimulai, Polisi Salatiga Bagikan Bunga dan Cokelat

Yusuf menjelaskan, koordinasi dengan berbagai pihak dilakukan agar bantuan dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan pasokan air bersih.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh donatur yang telah berpartisipasi dalam kegiatan kemanusiaan tersebut.

“Semoga bantuan ini membawa manfaat, meringankan beban masyarakat dan menghadirkan keberkahan bagi seluruh donatur. Semangatnya adalah berbagi air, menjaga kehidupan, sekaligus menunjukkan bahwa UIN Salatiga hadir untuk kemanusiaan,” ujarnya.

Baca Juga  Modus Tawaran Kerja di Perusahaan, Warga Semarang di Tangkap Polisi

Melalui bantuan ini, UIN Salatiga berharap dapat meringankan beban warga yang kesulitan mendapatkan air bersih sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam menghadapi dampak kekeringan.