Ratusan Warga Ikuti Terapi Akupunktur Gratis

SALATIGA, salatiga24.com – Sekitar 610 orang mengikuti kegiatan terapi akupunktur gratis yang digelar Laras Asri Resort & Spa Salatiga dalam rangka menyambut ulang tahun ke-22. Tingginya antusiasme masyarakat mendapat apresiasi dari Wakil Wali Kota Salatiga, Nina Agustin.

Kegiatan Terapi Tusuk Jarum Mbah Rudal Sutrisno & Partners tersebut dibuka secara resmi oleh Nina Agustin di Merbabu Meeting Room, Kamis (29/10/2026). Kegiatan ini juga digelar bertepatan dengan peringatan Hari Akupunktur Dunia.

Nina mengapresiasi manajemen Laras Asri Resort & Spa yang menjadikan momentum ulang tahun perusahaan sebagai kesempatan untuk berbagi dengan masyarakat melalui program corporate social responsibility (CSR).

Baca Juga  Realisasi Anggaran Tertinggal dari Target, Walikota Minta Percepatan

Menurutnya, kepedulian dunia usaha terhadap lingkungan sekitar perlu terus diperkuat agar keberadaan perusahaan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Keberadaan sebuah dunia usaha tentu tidak terlepas dari lingkungan masyarakat sekitarnya. Oleh karena itu, saya memberikan apresiasi kepada manajemen Laras Asri Resort & Spa yang dalam merayakan ulang tahun kali ini tidak hanya bersukacita secara internal, tetapi juga berbagi kepedulian melalui kegiatan CSR berupa pengobatan akupunktur gratis,” kata Nina Agustin kepada salatiga24.com.

Ia berharap kegiatan sosial serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan, terutama untuk mendukung peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga  Bendera Merah Putih Satu Kilometer Membentang di Candi Gedongsongo

Sementara itu, Direktur Utama Laras Asri Resort & Spa Salatiga, Bambang Kiswanto, mengaku bersyukur atas besarnya antusiasme masyarakat. Tercatat sekitar 610 orang hadir untuk mengikuti layanan terapi gratis tersebut.

“Pagi hari ini saya bersyukur karena antusias masyarakat begitu besar. Pada momen Hari Akupunktur Dunia dan juga menyambut ulang tahun Laras Asri yang ke-22, hari ini terkumpul kira-kira 610 orang. Acara ini sebenarnya dimulai pukul 09.00 WIB, tetapi masyarakat sudah datang sejak pukul 08.00 WIB,” ujar Bambang.

Menurut Bambang, tingginya minat masyarakat juga terlihat dari harapan agar kegiatan serupa kembali digelar. Bahkan, sejumlah warga menyatakan kesediaannya untuk ikut berkontribusi agar layanan terapi tersebut dapat dihadirkan kembali.

Baca Juga  Modus Tawaran Kerja di Perusahaan, Warga Semarang di Tangkap Polisi

“Banyak juga masyarakat yang berharap kegiatan seperti ini dapat diadakan kembali, bahkan ada yang bersedia urunan untuk mengundang para terapis ini,” tambahnya.

Rangkaian kegiatan turut diisi dengan penandatanganan sertifikat piagam penghargaan oleh Wakil Wali Kota Salatiga, perwakilan Dinas Kesehatan Kota Salatiga, dan tim terapis.

Kegiatan ini diharapkan menjadi contoh kolaborasi antara dunia usaha dan berbagai pihak dalam menghadirkan program sosial yang bermanfaat bagi masyarakat. (*)